Kamis, 05 April 2012

Pokoknya Ocehan Ngelantur!

mantengeni laptop yang baterai dan signal wi-fi nya penuh ampe meluber...
tapi yang happy cuma aku doang...
banting laptop *becanda*...
haaahuuuuhaaaahuuuuhaaaahuuuuhaaaa....
ternyata memang aku butuh sesuatu buat menghilangkan jenuh dan menghabiskan waktu selain menunggu proses surat buat nyari responden penelitian...
ikut kelas harus segera terealisasikan neh, money, money, I need a money.. T_T

Kalo udah bisa ikutan, paling gak, gak cuma waktu yang termanfaatkan, tapi badan jadi bugar, pikiran tenang, tidurpun senang.

Rabu, 04 April 2012

PMS dikambinghitami...


Salah satu pembenaran yang sering dilakukan cewek ketika melakukan kesalahan yang berhubungan dengan emosi jiwa adalah 
"kan aku lagi 'M', cewekkan biasa jadi lebih sensitif kalo 'M', jadi tolong ngerti donk!"
Egois yah? seegois-egoisnya cewek, akan selalu ada pembenarannya dimana-mana.

Senin, 02 April 2012

Apa salah si padi bunting?


Mengapa judul hari ini berbau kata bunting?
apakah ada yang lagi flirting, atau kecantol ayu ting ting?
atau mungkin lagi ngidam kepiting?
kenapa padi yang bunting?
bukannya si kucing yang bulunya pink?

Okeh silahkan menjawab pertanyaan diatas, ada 3 pilihan bantuan, ask the audience, phone a friend, or 50:50.. jika tidak sanggup silahkan melambaikan tangan ke kamera HP anda... *gagal maning gagal maning*

Teman-teman semua ada yang pernah mendengar tentang istilah padi bunting gak? bukan, bukan sebatang padi yang sedang mengandung bayi atau anak kucing. ini berhubungan dengan sebuah bentuk..hihihihihii...

Rabu, 28 Maret 2012

26 Maret 2012

26 Maret 2012

Beberapa hari sebelum tiba hari ini, tepat di kalender yang kuperoleh dari komunitasku bernaung, angka 26 pada bulan Maretnya sudah aku tandai dengan melingkarinya menggunakan spidol berwarna hitam. Bukan karena aku sedang berkabung, tapi karena hanya itu spidol yang aku miliki. Walau maknanyapun tidak jauh dari makna warna hitam.

Hari ini mungkin salah satu hari yang tidak pernah aku tunggu kehadirannya, seberapa keraspun aku berharap dan berdoa waktu tidak akan berhenti pada tanggal 25.

Hari ini, Dia pergi. Kesempatan untuk menjadi seorang pengajar di daerah terpencil yang jauh dari hiruk pikuk kota, membawanya pergi dariku untuk waktu yang dalam skalaku cukup lama. Satu tahun tiga bulan, terhitung sejak hari ini. Belum termasuk penambahan waktu lainnya.